Jenis Sosialisasi Dalam Kehidupan Sehari Hari Beserta Contohnya

Jenis Sosialisasi Dalam Kehidupan Sehari Hari Beserta Contohnya

Pada artikel kali ini akan membahas tentang jenis sosialisasi dalam kehidupan sehari hari dan contohnya. Pengertian sosialisasi adalah suatu proses interaksi dan pembelajaran yang dilakukan seorang manusia sejak lahir hingga akhir hayatnya dalam suatu budaya masyarakat. Sedangkan, pengertian sosialisasi secara sempit berarti sebuah proses pembelajaran dari manusia agar dapat mengenali lingkungan yang kelak akan ia hidupi, baik lingkungan fisik ataupun sosial.

Manusia adalah mahluk sosial, yang berarti manusia tida bisa hidup seorang diri tanpa bantuan orang lain. Dalam tugasnya menjadi mahluk sosial, manusia harus saling berkomunikasi dengan manusia yang lainnya. Salah satu interasi sosial itu adalah sosialisasi.

 

jenis sosialisasi

 

Jenis Jenis Sosialisasi Beserta Dengan Contohnya

Bedasarkan penjelasan tersebut pada bagian ini akan menjelaskan jenis jenis dari sosialisasi beserta dengan penjelasannya.

1. Formal

Jenis sosialisasi pertama adalah jenis formal. Proses ini melalui lembaga atau institusi yang dibentuk oleh pemerintah dan masyarakat serta memiliki tugas khusus dalam mensosialisasikan peraturan, kebijakan, nilai, dan norma sosial. Serta sejumlah peranan yang harus pelajari oleh masyarakat. Contohnya, sosialisasi tentang bahaya narkoba dan terorisme dalam rapat RT, organisasi karang taruna. Sosialisasi tentang budaya keselamatan jalan dalam semina, dan lain-lain.

2. Informal

Jenis selanjutnya adalah jenis informal. Proses ini dapat kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari dan lebih bersifat kekeluargaan. Misalnya arisan keluarga, rapat keluarga, dan lain sebagainya. Contoh lainnya; sosialisasi budaya membuang sampah pada tempatnya, sosialisasi tidak merokok sembarang tempat, sosialisasi kerja bakti.

3. Sosialisasi primer

Jenis selanjutnya adalah jenis Primer. Sosialisasi ini merupakan sosialisasi pertama yang jalani oleh individu pada waktu kecil untuk belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Individu yang melakukan sosialisasi primer ini berumur antara 1 hingga 5 tahun atau pada saat mereka belum mulai masuk sekolah. Pada sosialisasi primer ini, peran orang tua dan saudara sangat berpengaruh besar dan penting dalam pembentukan kepribadian seorang anak. Contohnya, memperkenalkan anggota keluarga pada seorang bayi, mengajari bayi makan, buang air besar, dan berjalan, membiasakan seorang bayi berdoa sebelum melakukan apa pun, dan lain-lain.

4. Sosialisasi sekunder

Sosialisasi yang merupakan lanjutan dari sosialisasi primer proses ini mulai memperkenalkan individu ke dalam kelompok tertentu pada suatu masyarakat. Proses ini meliputi dua bentuk yaitu resosialisasi dan desosialisasi. Pada resosialisasi, seorang individu diberikan identitasdiri yang baru, dan pada desosialisasi, seorang individu akan mengalami peniadaan identitasdiri yang lama. Contohnya, memperkenalkan seorang anak ke keluarga lain atau lingkungan sekitar, mengajarkan anak untuk berkenalan ke anak lain, melatih kemandirian dan keberanian anak dengan melepaskannya ke lingkungan sekitar.

Demikianlah pembahasan kita tentang jenis sosialisasi beserta dengan contohnya pada kehidupan sehari hari. Semoga bisa menambah referensi dan pengetahuan bagi anda.